Minggu, 14 Juni 2015

tentang cara memilih bibit

 

    CARA MEMILIH BIBIT SAPI PERAH
·         Melakukan uji ferformance , yaitu dengan melakukan pengujian terhadap bibit sapi berdasarkan sifat kualitatif dan kuantitatif meliputi pengukuran,penimbangan dan penilaian eksterior sapi perah tersebut.

·         melakukanUji zuriat (progeny testing) adalah metoda pengujian untuk mengetahui mutu genetik calon pejantan berdasarkan anak keturunannya.

·         Melakukan pengamatan pada recording atau silsilah bibit sapi tersebut.







2        TEMPAT YANG PALING TEPAT MEMILIH BIBIT SAPI PERAH 



Tempat memilih bibit ternak sapi perah yang baik adalah di pembibitan sapi karena sudah jelas asal usulnya dan juga ada recordingnya

         tapi sebaiknya jika anda ingin membeli bibit sapi perah langsung saja membeli ke peternaknya karena lebih murah dan lebih bagus di bandingkan di pasar hewan. Tapi misal mau membeli dipasar juga bisa tapi harus lebih selektif dalam memilihnya tapi jika ingin membeli sebaiknya di bulan mei-juli karena lebih murah di bandingkan bulan lain.untuk contoh pasarnya: pasar hewan sunggingan boyolali atau pasar hewan ampel boyolali.



                      

3         Cara peternak dalam pemilihan bibit sapi perah

·                       Melihat jenis kulit yang baik adalah bias di lihat dari jenis kulitnya,yakni tipis dan tidak terserang penyakit seperti scabies(kudis)

·                       Melihat bentuk tubuh sapi perah yang berkualitas adalah ketika dilihat dari belakang bagian pantat sapi tampak rata,kaki besar dan kuat

·                       Jenis sapi perah yang akan dijadikan bibit hendaknya kita melihat dan memegang ambing pada sapi ,jika ambing tersebut klemir(halus dan lunak) maka kelak kualitas susu yang di hasilkan juga bagus dan banyak

·                       Melihat warna kulit dan bentuk kulit sapi perah yang berkualitas akan memiliki warna kulit yang      terang 



·                       Kepala : Kepala harus atraktif dengan lubang hidung yang besar. Hal ini dapat menggambarkan tentang banyaknya pakan yang bisa dikonsumsi serta udara yang bisa dihirup melalui nafasnya. Mata harus tajam dan telinga berukuran sedang. Umumnya kepala harus halus dan lebih menunjukkan karakteristik ternak perah daripada ternak potong.

·                       Bahu (Shoulder) : Bahu harus kuat namun tidak kasar serta merata dengan tubuh. Sapi dengan bahu yang tidak rata menandakan kurang kuat dalam menyangga bagian tubuh depan sapi.

·                       Punggung : Punggung harus lurus dan kuat. Punggung yang lemah menandakan lemahnya tubuh secara umum.

·                       Bokong /  Rump dan pangkal paha (Thurl) : Bokong dan pangkal paha harus panjang dan kuat untuk menahan tubuh dan ambing. Sapi harus memiliki tulang pinggul (hips) dan tulang duduk (pin bones) untuk kapasitas yang lebih besar dan kemudahan dalam beranak. Ekor harus ramping dan pangkal ekor harus berpadu dengan rapi pada bokong.

·                       Kaki Sapi: Kaki harus lurus, kuat, cukup lebar untuk menyangga ambing yang lebih besar, serta memiliki sudut yang tepat untuk melangkah.

·                       Pundak (withers): Pundak harus tajam melebihi bagian atas punggung. Hal ini menandakan tidak adanya lemak dan sering kali diindikasikan sebagai penghasil susu yang baik. Kulit harus tipis, lepas, dan lentur.


·                        Body Capacity : mengacu pada kapasitas yang berhubungan dengan kerangka tubuh. Sapi dengan body capacity yang bagus memiliki lingkar dada dan lingkar perut yang luas.  Saat menilai ternak ada tiga dimensi yang perlu diperhatikan, yaitu panjang badan, lebar dan dalam  dada sapi.

·                       Ambing : Ambing harus besar. Ini menandakan adanya sejumlah jaringan sekresi susu. Namun sebaiknya tidak mengandung jaringan yang non produktif yang dapat membatasi ruang jaringan sekresi susu untuk memproduksi susu. Jaringan tersebut dapat dikenali dengan melihat perubahan bentuk ambing yang significant setelah pemerahan. Ambing harus baik perlekatannya pada perut untuk mencegah terjadinya luka pada ambing dan agar mudah beradaptasi dengan penggunaan alat mesin perah modern. Ambing belakang (rear udder) harus tinggi dan lebar. Kuartir depan harus seimbang dengan kuartir belakang, panjangnya sedang melekat pada perut. Puting harus seragam ukurannya. Tepat melekat pada ambing sehingga memudahkan pemerahan.



4        PERSYARATAN YANG HARUS DPERHATIKAN DALAM MEMILIH BIBIT SAPI



 Hal-hal yang harus di perhatikan dalam memilih bibit sapi adalah sebagai berikut :

       Sapi memiliki recording atau silsilah yang baik berdasarkan pendahulunya secara produksi susu    

          Silsilah sapi jelas

          Sapi memiliki performance yang baik, yaitu memiliki ciri-ciri sebagai berikut :        

·          Memiliki bentuk tubuh segitiga atau baji

          Memiliki kepala yang cantik, agak cekung ,

·         Mata yang jernih dan lebar

·         Cungur dan mulut yang lebar dan rahang yang kuat

·         Bahu seimbang dan kompak


·         Jumlah puting ada 4











1 komentar:

  1. Free slots casino site - LuckyClub Live
    Free slots casino site. The best online slots bonus site available. Sign up and win with our free spins welcome bonus to get the best  Rating: 4 · luckyclub ‎Review by LuckyClub.live

    BalasHapus